Rabu, 21 Juni 2023

Bunsay 8 Zona 4 - Jurnal Tantangan Melatih Kemandirian Anak Hari ke-1

Stimulasi Kemandirian

Untuk: Adik

Jurus Pamungkas

1. Adik makin besar, makin hebat, makin mandiri
2. Kalau Adik tidak nyaman (sedih, marah, kecewa, gugup, takut, terluka berdarah, kedinginan, dll), tarik napas dulu, terus minta sama Allah ya.

Kalimat pertama kami gunakan ketika melatih kemandiriannya yang berhubungan dengan dirinya, misal toilet training (dulu), makan-tidur-mandi-ganti pakaian sendiri.

Sedangkan kalimat kedua kami gunakan ketika berhubungan dengan emosi yang Adik rasakan. Alhamdulillah it works untuk Adik dan dia sudah semakin terbiasa melakukannya saat dibutuhkan

Stimulasi Hari Ini

Alhamdulillah stimulasi hari ini dengan mengajak Adik ikut ke acara Bunda. Sejak dari rumah, kami sudah membuat kesepakatan kalau Adik bisa ditemani Bunda bermain sebelum dan sesudah acara. Jadi selama acara, Adik belajar mandiri.

Kuamati, selama Bunda menemani Adik, Adik memilih permainan di playground yang memang membutuhkan bantuan orang lain. Misalnya, jungkat-jungkit dan ayunan anak yang posisinya tinggi. Dari sini, kudapati Adik sudah bisa mandiri dalam menentukan permainan dan memilih waktu dengan tepat.

Saat acara berlangsung, kuamati dari kejauhan dia mau bermain dengan teman-teman baru di playground. Dia juga menjaga budaya antre. Dia juga semakin tangkas bermain di papan luncur tinggi yang berkelok-kelok, yang tersambung dengan jembatan goyang dan panjatan jaring. Adik juga memilih untuk melukis mandiri, tanpa ditemani.

Setelah acara, dia memilih bermain sepeda-sepedaan. Dia memainkan gasnya dan mengendalikan setir dengan santai dan penuh percaya diri. Masya Allah, padahal ini adalah kali pertamanya mengoperasikannya. Ketika Adik Kia, anak Tante Ann, mau dibonceng di samping, dia menyetujuinya.

Alhamdulillah, dari sini Bunda dapati Adik semakin mandiri sosialnya. Mau berbagi dengan teman baru dan menjaganya dengan baik. Semakin ke sini, dia semakin mudah beradaptasi dengan kehadiran teman baru.

Dia juga yakin akan pilihannya (memilih sepeda-sepedaan untuk belajar mengarahkan setirnya), mau berusaha dan menyelesaikannya dengan baik. Saat beberapa kali sepedanya tersangkut tiang playground, dia pun tenang sambil berusaha melepaskannya. Masya Allah alhamdulillah, good job, Nak!

Tadinya saat peralihan dari ditemani dan kutinggal untuk mengikuti acara. Dia sedikit takut, tidak nyaman. Tetapi, ketika kuyakinkan dan kuajak tarik napas, alhamdulillah dia pun lebih nyaman dan mudah untuk mengendalikan ketakutannya. Akhirnya, dia yakin untuk melukis sendiri dan melanjutkan permainan lainnya sendiri.

Alhamdulillah, perkembanganmu akhir-akhir ini bikin Bunda makin takjub dengan kebesaran Allah, Nak, masya Allah. Alhamdulillah, terima kasih ya, Nduk, you are amazed, tabarokallah.

Dokumentasi









Rizki Anggarsasi Suwandari
IP Malang Raya
Rabu, 21 Juni 2023


#TantanganZona4
#MelatihKemandirianAnak
#HariKe-1
#BundaSayang8
#InstitutIbuProfesional
#ibuprofesionaluntukindonesia
#bersinergijadiinspirasi
#ip4id2023

0 comments:

Posting Komentar