Alhamdulillah hari ini aku merasa jauh lebih baik. Bukannya ke-PD-an tapi karena suasana hatiku yang jauh membaik dibandingkan puncaknya 2 bulanan lalu.
Ramadan kemarin aku merasa sangat produktif. Di tengah kesibukanku produksi hampers kue kering dan brownies panggang, aku masih ok menjalani keseharianku. Tapi, setelah Idul Fitri rasanya semuanya berubah. Saat anak-anak masih liburan, aku pun merasakan semuanya santai. Setelah anak-anak masuk sekolah, entah kenapa aku masih saja tidak bisa beradaptasi seperti biasanya.
Sejak itu rasanya makin hampa, makin ada yang hilang tapi aku belum menyadari itu apa. Aku pun jadi lebih sensitif. Biasanya ketika ada sesuatu di keluarga besar, efeknya nggak sedasyat kali itu. Semakin bertambahnya input, semakin aku oleng.
Aku pun ngobrol dengan suami, lumayan beberapa persen membaik. Lalu aku konsultasi ke psikolog, alhamdulillah ada peningkatan, tapi belum sepenuhnya kembali normal. Aku menyelami diri, hingga saat aku tektokan bareng suami aku semakin yakin. Sepanjang perjalanan isinya lebih banyak ngobrol dengan suami dan menyelami diri. Mencari akar permasalahanku. Dan aku semakin yakin juga jujur kepada diri sendiri kalau yang bikin aku kayak gini adalah salah satu pikiranku yang tersangkut di permasalahan yang belum aku selesaikan. Sebuah tanggung jawab di sebuah komunitas, sesuatu yang besar dan aku bingung memulai penyelesaiannya dari mana.
Aku minta ke Allah dibantu karena aku benar-benar tidak tahu harus bagaimana. Mau minta tolong tim sungkan, mau kerja sendiri rasanya berat banget. Akhirnya nyangkut dan terbawa di alam sadar dan ngaruh ke lain-lain.
Alhamdulillah setelah Allah bukakan pintu, tetiba tim pada semangat untuk gerak dan bangun kembali. Akhirnya ngumpul lagi, mendadak gitu aja tapi sat set was wus.. Dari siang sampai sore ngobrolin tentang PR besar itu diselingi curhat para ibu-ibu muda hehe, alhamdulillah seperti layaknya nemu pencerahan. Dan di situlah aku semakin yakin kalau yang bikin aku awut-awutan adalah sikapku menghindari masalah itu, jadi nggak selesai-selesai dan malah bikin pikiran. Alhamdulillah Allah kasih jalan. Setelah pertemuan kemarin aku tetiba jadi diriku kembali yang penuh semangat dan rasanya berbunga-bunga masya Allah. Dan ternyata timku pun merasakan hal yang sama. Masya Allah Alhamdulillah.
Tulisan ini kubuat untuk mengabadikan momenku yang masya Allah, walaupun penulisanku masih acak adut tapi aku berharap bisa menguncinya dulu dan memperbaikinya kemudian insya Allah.
#KlipMei2025
#BelajarNulis

