Cuti ayah tinggal sehari nih, waktunya jalan-jalan alias sepaket sepedaan menikmati pemandangan. Ada dua opsi yang terpilih, Kopi Taji dan Gubuk Klakah. Setelah ayah melihat rutenya terlebih dahulu, terpilihlah Gubuk Klakah. Alasannya, rutenya masih dijalur utama.
Dari rumah kami, Sawojajar, kami memilih lewat Lesanpuro, lanjut Cemoro Kandang menuju Pakis dan Tumpang. Di sana, kami disuguhi pemandangan hijau yang terhampar luas. Sawah dan kebun sayur terpampang di sepanjang pinggir jalan Pakis tembusan Tumpang. MasyaAllah, seger banget lihatnya!
Setelah sampai di persimpangan Tumpang, kami melanjutkan perjalanan ke arah Poncokusumo. Di Poncokusumo, kami melihat banyak kebun jeruk dan apel yang berdampingan dengan pemukiman warga. Jalannya menanjak panjang sekali. Alhamdulillah, sepedanya kuat ditumpangi kami berempat hihihi.
Lanjut ke Gubuk Klakah. Kami disuguhkan pemandangan lereng-lereng bukit yang aduhai. Lereng-lereng itu banyak yang sudah tergarap warga sekitar menjadi kebun sayur yang produktif. Di pinggir jalannya, berderet-deret cafe maupun tempat makan model lainnya. Ada juga rest area. Tadinya, anak-anak sempat tertidur di perjalanan. Sengaja kami bangunkan agar bisa menikmati maha karya-Nya yang benar-benar menkjubkan, menyejukkan mata juga hati.
