Sepulang dari Gubuk Klakah, mereka masih full batreinya, apalagi sudah mandi lagi, sepertinya hari ini tak akan ada tidur siang.
Menengok adonan nastar dan pulungan selai nanas membuat mereka makin berbinar."Nastar!" teriak mereka renyah.
"Ini buat Mas, ini buat Adek. Yuk kita mulung nastar bersama!"
Bolehlah ya kita bikin Mini Project gini. Mas dan Adek antusias mengambil adonan kulit nastar dengan sendok takar. Lalu menekan dan mendorongnya biar keluar dan sedikit padat. Lalu memipihkannya di telapak tangan, mengisinya dengan pulungan selai nanas. Lanjut memulungnya.
"Bunda, aku bisa bikin nastar sendiri yee alhamdulillah." Semangat adek yang disusul masnya.
Melihat adonan yang tersisa, masnya bilang, "Dek, ternyata tugas kita masih banyak!".
Wkwkwkw, padahal tinggal sekitar 2 sdm hihi..
Anak-anak itu ya, masyaAllah.
Fitrah belajar, fitrah mandiri, fitrah suka membantu dll, bikin semakin takjub sama Penciptanya. Begitu indah seninya. Membuat yang dewasa juga belajar darinya.
Saat mendapatkan nikmat, bersyukur lalu jangan terlalu lama terlena. Kerjakan kebaikan lainnya segera! Juga kalau punya keinginan, bergeraklah untuk mendapatkannya, jangan banyak mager wkwkwk
Belajar nggak harus dengan duduk manis, tapi bisa dengan fun alias menyenangkan.
Dari memulung nastar, mereka bisa belajar :
1. Berhitung
2. Mengenal satuan
3. Menakar pakai sendok takar
4. Kecakapan bahasa (kosakata bahan & peralatan baking)
5. Mengasah motorik halusnya
6. Memperkuat otot tangannya
7. Melatih kognitifnya (mengikuti instruksi)
8. Melatih logikanya
9. Bekerja sama
10. Menghargai karya tim
11. Bersabar
12. Gigih dalam berjuang
13. Yang nggak kalah penting adalah belajar salah! Nggak apa-apa salah asal mau belajar. Dari kesalahan kita bisa belajar bagaimana yang lebih baik
10. Menghargai karya tim
11. Bersabar
12. Gigih dalam berjuang
13. Yang nggak kalah penting adalah belajar salah! Nggak apa-apa salah asal mau belajar. Dari kesalahan kita bisa belajar bagaimana yang lebih baik


