Cerita Perjalanan dalam Proyek Bersama Keluarga
Awalnya bingung mau bikin proyek apa. Karena setelah kapan hari gantian sakit, tersisa rumah yang bak kapal pecah hehe .... Lalu saya ajak anak-anak dan ayahnya berdiskusi. Kami bersepakat untuk mengerjakan proyek kebersihan rumah dan berusaha hidup lebih sehat.
Dimulai dari mana? Dari beberes buku-buku di perpus mini kami, lanjut beberes mainan yang menyebar ke seantero rumah. Mas dan Adik yang mengklasifikasikan buku-bukunya. Soft cover dan Hard cover. Lalu Bunda yang menata ke rak.
Lanjut, kami bertiga menyicil beberes mainan. Bongkar ruang mainan, beresin musholah, dan ruang tamu. Sebenarnya proyek ini belum selesai hingga jurnal ini ditulis. Besok masih mau dilanjutkan. Tapi, kami senang karena ruangan kami jadi lebih tertata, bersih dan rapi. Alhadmulillah.
Ayah bantu beberes taman samping. Memangkasi tanaman-tanaman yang mulai rimbun dan persiapan bikin kompos bareng. Ayah juga yang jadi penggerak untuk rajin berolahraga. Jadi paginya kami stretching dan olahraga ringan sebelum memulai aktivitas persiapan sekolah.
Agar bersih dan rapi ini terjaga lebih lama. Masing-masing anggota keluarga harus berusaha disiplin mengembalikan barang-barang ke tempatnya. Seperti kata Mas dan Adik, biar nggak numpuk kerjaannya. Biar nggak capek banget. Kami juga saling mengingatkan kalau ada yang lupa. Baik itu anak-anak maupun Ayah Bunda.
Sayangnya, kami kurang terbiasa mengabadikan momen, jadi banyak momen yang terlewat dijepret dalam proyek ini. Tidak apa-apa ya, yang penting di hati berasa banget kebersamaan ini.
Ternyata proyek membiasakan untuk hidup bersih dan rapi terbawa saat makan di luar. Setelah makan, perlengkapan makannya ditata rapi agar tidak berantakan di meja yang kami gunakan tadinya.
Alhamdulillah... Yeayy HEE rasanya..
Hasil yang Kami Peroleh setelah Melaksanakan Proyek Bersama Keluarga
Alhamdulillah, kami senang bisa bersama-sama membiasakan hidup lebih bersih, rapi, dan sehat. Anak-anak juga ikut terbawa arus positif ini.
Perbaikannya Sudah Terlaksana Belum?
Alhamdulillah, sudah. Bunda semakin hari semakin semangat. Menyicil menata rumah dibantu anak-anak dan Ayah. Goals Bunda, rumahnya tertata rapi, barang yang udah nggak dipakai segera diberikan orang (yang masih layak) atau disisihkan.
Rasanya Gimana?
Senang sekali anak-anak semakin aware untuk menjaga dan merawat isi rumah. Mereka juga semakin disiplin dalam melaksanakan Siap Pagi-Siang-Malamnya. Sudah jadi refleks tanpa harus diingatkan dulu. Ini kerasa banget ketika pulang sekolah dan mempersiapkan perlengkapan sekolah mereka besoknya. Masya Allah..
- Ayah juga senang kalau Bunda lebih aktif nata rumah
- Bunda pun senang saat Ayah meluangkan waktunya membantu Bunda
- Ayah Bunda juga senang saat melihat perkembangan anak-anak yang masya Allah
- Mas bilang senang kalau bersih. Tugas bebersih juga enggak numpuk
- Adik bilang senang kalau bersih, rumahnya kerasa lebih luas, jadi bisa main dan ngerjakan tugas di mana aja.
Apresiasi
Yeayyy kami saling mengapresiasi ini dengan saling memeluk. Spesial untuk Mas dan Adik dapat hadiah kolam plastiknya digelar kembali untuk main sore-sore..
Dokumentasi
Rizki Anggarsasi Suwandari
IP Malang Raya
Selasa, 26 September 2023
#tantanganzona8
#berkegiatanbersamakeluarga
#jurnalke-3
#bundasayang8
#institutibuprofesional
#ibuprofesionaluntukindonesia
#bersinergijadiinspirasi
#ip4id2023

0 comments:
Posting Komentar