Nama : Rizki Anggarsasi Suwandari
Kelompok : WAG 7 - Peran Ayah terhadap Pendidikan Seksualitas Anak
Subkelompok : Support Bunda Agar Ayah Terlibat dalam Pendidikan Seksualitas
Subkelompok : Support Bunda Agar Ayah Terlibat dalam Pendidikan Seksualitas
Ceritaku Hari Ini tentang Kelompok yang Presentasi (Kelompok 5 - Penyimpangan Seksual)
Alhamdulillah, parade presentasi ditutup oleh kelompok 5 dengan keren. Teman-teman tampak menguasai materi, walaupun ada saat lupa tetap aman lanjut dengan aman. Terima kasih kasih ya teman-teman sharingnya.
Khusus kelompok ini ada tanya jawab karena masih ada sisa waktu hehe, thenks a lot bestie..
Hal baik tentang pendidikan seksualitas yang saya peroleh
Di sini aku ingin meresume aja ya tentang apa yang aku simak dari presentasi kelompok 5 hari ini.
Penyimpangan seksual merupakan hal-hal/perilaku diluar batas normal/kewajaran.
Jalur masuknya macam-macam, bisa karena:
- Keluarga tidak harmonis
- Faktor biologis & psikologis
- Media Sosial
- Love is Love (cinta itu cinta yang benar, jadi basicnya ke Allah)
- Memudarnya nilai agama dan moral
Faktor penyebab penyimpangan sosial:
- Herediter (keturunan)
- Trauma masa kecil
- Kelainan saraf otak
- Lingkungan dan komunitas
- Pengalaman dalam berhubungan seksual
Bentuknya:
- Homoseksual (laki-laki dengan laki-laki)
- Biseksual (menyukai lawan jenis juga sesama jenis)
- Transgender (merubah orientasi seksualnya)
- Transeksual
Berdasarkan penyaluran hasratnya:
- Ekshibisionisme (kepuasan ketika melihat korban panik, takut, marah, dll saat pelaku memperlihatkan kemaluannya)
- Voyeurisme
- Froteurisme
- Sadisme
- Fetisisme Transvestik/Transvetitisme
- Fetitisme
- Scoptopilia
- Triolisme
- Sadomasokis
Dampak dan bahaya penyimpangan seksual:
- Terjangkit penyakit seksual
- Putus sekolah karena menjadi korban pelecehan
- Trauma (psikis) dan kerugian fisik pada korban
- Rasa tidak aman yang mencekam
Cara mencegah penyimpangan seksual dapat diusahakan dengan memenuhi pendidikan: Iman; Moral/akhlak; Sosial; Lingkungan; Seksual; Pengawasan & kritik sosial;
Pada dasarnya sama dengan yang disampaikan teman-teman pada presentasi sebelum-sebelumnya, yaitu berawal dari keluarga, terutama orang tua.
Satu hal yang bisa segera saya praktekkan dari hal baik tersebut adalah
Menjadi orang tua yang bersahabat untuk anak, bersama-sama belajar, dan memantau anak dengan bijak.
Rizki Anggarsasi Suwandari
IP Malang Raya
Selasa, 5 September 2023
#tantanganzona7
#pendidikanseksualitas
#harike-14
#bundasayang8
#institutibuprofesional
#ibuprofesionaluntukindonesia
#bersinergijadiinspirasi
#ip4id2023

0 comments:
Posting Komentar