Jurnal Hari Ini: Eksperimen Gunung Meletus
Alhamdulillah hari ini kami eksperimen Gunung Meletus (lagi). Eksperimen yang satu ini benar-benar menjadi favorit Adik, semacam Adik nggak pernah bosan walaupun sudah berulang kali dan masih sering memilih eksperimen ini. Biasanya eksperimen berdua dengan Mas. Kali ini pasukannya bertambah 1, yaitu Mas Aan, tetangga yang sedang bermain ke rumah.
Adik mengumpulkan bahan dan alat yang dibutuhkan sebelum Bunda meminta bantuan. MasyaAllah, Nak, barokallah. Sementara itu, Mas masih asyik bermain legonya. Melihat Adik yang asyik sejak awal, Mas Aan pun ikut nimbrung di area eksperimen. Dia mengamati persiapannya. Seakan ingin membantu, tapi segan. Ketika Bunda tawari untuk ikut serta, dia langsung sumringah dan antusias. Mas juga ikut bergabung setelah membereskan legonya.
Setiap anak mendapatkan bagian untuk membuat playdough gunung. Kemudian menggabungkannya untuk menutupi botol kecil penampung bahan-bahan. Lalu secara bergiliran, mereka bertiga menuang soda kue, sunlight, dan cuka. Ketika gunungnya mengeluarkan buih berwarna hijau, mereka takjub. Mereka mengamati dan menuang cukanya lagi hingga gunungnya kebanjiran hehe ....
Mereka begitu antusias, apalagi Mas Aan, dia terpesona dan Bunda melihatnya seperti ini keren dan aku pertama kalinya tahu kita bisa melakukannya hehe alhamdulillah.
Respon Anak Saat Bermain
Alhamdulillah, walaupun sudah berkali-kali melakukannya, sepertinya mereka tidak merasa bosan bahkan senang sekali. Mereka bekerja sama menyiapkannya dan mengerjakannya. Mereka sudah hapal apa yang perlu disiapkan dan dilakukan hehe. Sambil menyampaikan ke Mas Aan bahan-bahannya apa saja dan apa yang perlu dilakukan di setiap tahapnya.
Adik dan Mas kompak, rukun, dan senang ketika berbagi peran dengan Mas Aan juga saat sharing pengetahuannya. Setelah eksperimen, mereka juga membereskan peralatan dan perlengkapannya. Alhamdulillah.
Sempat Mas dan Adik berbeda pendapat tentang pemberian pewarna buihnya. Tetapi, mereka segera menyelesaikannya tanpa berseteru panjang. Karena alasan yang diungkapkan salah satunya masuk akal dan diterima oleh lainnya.
Bakat yang Terlihat
Mas:
- Belief → Mas memberikan sebagian kesempatannya kepada Mas Aan agar Mas Aan merasakan pengalaman lebih banyak karena Mas sudah pernah katanya jadi ingin berbagi kesempatan.
- Communication → Mas bisa menyampaikan kepada temannya tentang bahan dan tahapan eksperimennya dengan bahasa yang mudah dipahami
- Developer → Mas senang ketika melihat Mas Aan memahami dan praktik
- Emphaty → Mas mengerti saat Mas Aan ingin ikut mencoba dan bilang ke Bunda untuk melibatkannya
- Includer → Mas senang sekali kalau ada teman-temannya datang atau bisa bermain bersama di halaman
Adik:
- Achiever → Adik seperti tidak punya capek. Setelah bermain mandiri, Adik meminta untuk bereksperimen membuat Gunung Meletus dan tanggap menyiapkannya mandiri
- Activator → Tanpa menunggu aba-aba, Adik sudah memulainya
- Arranger → Adek tahu ingin dibuat bagaimana eksperimennya (kombinasi warnanya)
- Command → Adik sempat melarang Mas untuk mengubah rencana komposisi warnanya
- Developer → Adik juga senang ketika Mas Aan antusias dan ikut belajar
- Focus → Adik tidak terdistraksi saat memulai hingga menyelesaikan eksperimennya, walaupun Mas dan Mas Aan sedang asyik bermain lego sebelumnya
- Strategic → Adik bisa meyakinkan Bunda tentang pilihannya (bereksperimen) dan tahu bagaimana agar disetujui
Kekuatan
Mas 🌟🌟🌟🌟 (earn)
Adik 🌟🌟🌟🌟 (earn)
Karena Mas menikmati permainannya, bisa memainkannya dengan mudah, menambah jam terbangnya, dan bisa mengedukasi temannya tentang bahan dan cara membuatnya.
Alhamdulillah, Ayah dan Bunda senang Mas dan Adik bisa menikmati eksperimennya, memahami bagaimana step-stepnya, bisa menyiapkannya mandiri, dan senang berbagi apa yang membuat mereka bahagia agar temannya juga ikut merasakannya.
Dokumentasi
IP Malang Raya
Jumat, 14 Juli 2023
#setiapanakadalahbintang
#harike-3
#bundasayang8
#institutibuprofesional
#ibuprofesionaluntukindonesia
#bersinergijadiinspirasi
#ip4id2023




0 comments:
Posting Komentar