Alhamdulillah, Zona 4 terlaksana dengan baik. Senang rasanya dibersamai IP dalam membersamai tumbuh kembang anak-anak. Berasa diajak dan diingatkan kala 'ndoweh' melanda.
Alhamdulillah, sounding yang kami lakukan sejak lama terus digunakan di zona ini. Dan zona ini rasanya lebih ke buah dari proses panjang. Karena melatih kemandirian anak secara berkesadaran itu tidak bisa dilakukan hanya sekali dua kali, sehari dua hari. Tetapi, butuh proses panjang hingga anak-anak bisa dan terbiasa melakukannya walaupun tanpa diminta. Harapan dari melatih kemandirian anak secara berkesadaran ini adalah efeknya bisa jangka panjang dan dilakukan secara bahagia oleh anak-anak sehingga orang tua pun merasakan manisnya setelah berjuang bersama-sama.
Sounding yang kami berikan selama ini, umumnya:
1. "Kalau Adik takut nggak apa-apa(gugup, sakit, nggak nyaman, sedih, marah, emosi lainnya yang negatif), tarik napas dulu yok, Bismillah."2. "Insya Allah Adik bisa kalau mau berusaha terus. semangat ya!"
3. "Makannya sambil duduk ya, Nak! Pakai tangan kanan, bismillah dulu!"
4. Kalau habis dari mana-mana, ketika masuk rumah langsung ajak mengembalikan barang-barang yang dipakai ke tempatnya. "Yuk jaket, kerudung, kaos kaki, sama sepatunya ditaruh di tempatnya dulu yuk!"
5. "Adik makin besar ya, makin mandiri, makin hebat masya Allah!"
6. "Mas, Adik minta tolong kalau pagi dibuka ya semua jendela, kalau sore mau maghrib ditutup ya."
Masya Allah, Adik kini semakin terbiasa mandiri, tidak hanya bisa mandiri.
Beberapa hal yang Adik sudah terbiasa mandiri, antara lain:
1. Tidur2. Bangun mandiri subuh atau setengah 6
3. Makan (walaupun kadang minta disuapi sekali dua kali)
4. Meletakkan alat makan di westafel dan belajar mencucinya
5. Mandi
6. Berganti pakaian
7. Menyiapkan dan memakai perlengkapan bepergian (jaket, kerudung, kaos kaki, dan sepatu), serta mengembalikan dan menata di tempatnya kembali.
8. Menyiapkan keperluan belajar atau bermainnya setelah dibacakan/diberi instruksinya
9. Membuka jendela-jendela rumah di pagi hari dan menutupnya menjelang maghrib
10. Membereskan mainan, terutama menjelang tidur
Saat Adik berlatih kemandirian, tantangan Ayah dan Bunda umumnya berupa memberikan kepercayaan (karena tidak memungkiri rasa ketar-ketir alias khawatir itu kadang muncul-entah khawatir karena takut jatuh/terluka, khawatir karena harus mencukupkan waktu segera, dll), mengerem komentar dan larangan bagaimanapun capaian Adik. Itu adalah bagian dari proses belajarnya.
Ayah dan Bunda hanya perlu mengapresiasi setiap perkembangan Adik tanpa mencelanya dan terus menyemangatinya sambil memberikan wawasan secara bertahap.
Semangat untuk anak-anak Ayah dan Bunda, juga untuk Ayah dan Bunda sendiri hehe ....
Alhamdulillah, akhir Zona 4 ini berasa HEE lagi, High Energy Ending karena Adik selalu antusias belajar hal baru setiap harinya dan perkembangan Adik masya Allah menakjubkan.
Maaf ya Mas, di zona ini dokumentasinya khusus Adik, karena Mas masih menginap di Akung Uti beberapa hari kemarin, peluk sayang.
Semangat menyambut Zona 5.. Semoga ilmu-ilmu yang sudah didapatkan dan diamalkan bisa diteruskan dan ditularkan dengan bahagia.
Rizki Anggarsasi Suwandari
IP Malang Raya
Rabu, 5 Juli 2023
#TantanganZona4
#MelatihKemandirianAnak
#AliranRasa
#BundaSayang8
#InstitutIbuProfesional
#ibuprofesionaluntukindonesia
#bersinergijadiinspirasi
#ip4id2023

0 comments:
Posting Komentar