Insight (AHA moment) yang kudapat setelah mengisi jurnal adalah..
Alhamdulillah untuk hari ini..
Alhamdulillah, bisa ngobrol bareng Ayah, suami, kadang dengan Mama dan Adek juga saat mudik itu nikmat. Jadi, aku tahu kondisi mereka, kondisi sekitar. Dan melihat peluang kebaikan serta belajar membatasi pemikiran sesuai porsiku agar tidak luber.
Ketika aku sudah pulang ke rumahku, aku menangis saat sholat karena teringat Ayah Mama - Ayah Mamaku (orang tua - mertua) yang telah berjuang demi kami, yang sudah melewati kerasnya hidup demi orang lain. Aku juga merasakan kesedihan Ayah yang tidak tampak karena adiknya akan pindah ke Kalimantan. Hanya Ayah yang di Jawa, kakak dan adik-adiknya semua merantau. Mengingat kondisi keluarga mereka yang warna-warni, kutahu Ayah menyimpan kesedihannya walaupun hanya tersirat dalam beberapa kata saat ngobrol tadi. Semoga Allah memberkahi, merahmati dan mencintai Ayah Mama - Ayah Mama dunia-akhirat.
Lalu tentang Adek berpuasa. Sempat Adek bilang, "Aku nggak mau puasa" sambil nangis kenceng. Di situ, aku jadi mikir apakah langkah kami benar untuk melatihnya berpuasa Ramadhan tahun ini? Apakah perlu dicoba dengan pendekatan lain agar ia tidak sampai trauma? Kami meminta maaf padanya. Dan ngobrol saat ia sudah tenang.. Mungkin hari ini (esoknya) akan kucoba puasa semampunya dulu, atau puasa makan dulu saja. Bismillah, belajar bertahap ya Dek, semangattt!
Makasih Sashi, kamu sudah berjuang hingga hari ini dan berusaha mengoreksi ketika menemukan tanda-tanda bahaya, Bismillah ya belajar bersama-sama terus bareng anak-anak dan suami, juga orang-orang sekitar kita. Semangattt ya!
Rizki Anggarsasi Suwandari
IP Malang Raya
Ahad, 26 Maret 2023
#tantanganzona1
#tantanganzona1hari12
#bundasayang8
#institutibuprofesional
#ibuprofesionaluntukindonesia
#bersinergijadiinspirasi
#ip4id2023

.png)
0 comments:
Posting Komentar