Jumat, 07 Januari 2022

Semoga Layangannya Kuat!

Beberapa hari terakhir ini, bahasan tentang perselingkuhan begitu merebak. Bukan karena seriesnya Layangan Putus atau bahkan novelnya. Sama sekali bukan tapi karena kejadian-kejadian itu nyata di orang-orang sekitarku. Sedih, kecewa, marah? Iya, pasti. Tapi semua episode kehidupan pasti terjadi tak lepas dari hikmah. 

Terbersit pikiran bagaimana mereka sampai hati melakukannya. Apa mereka tidak ingat anak-anak mereka? Jangankan istri dan orang tua, anak saja mungkin mereka lupa, darah daging pelepas lara mereka. Naudzubillah.

Sebagian dari mereka (korban) mencoba bertahan, mengkolase kembali hati yang sudah remuk. Melanjutkan kehidupan dengan rasa yang sudah pasti berbeda. Merajut kembali maaf dan ikatan yang telah compang-camping. Sebagian lagi, harus pasrah ketika diusir dari rumah sendiri dan harus membesarkan anak-anak mereka dengan usaha keras menjadi single parent dan berusaha tegar menghadapi kenyataan yang begitu pahit, berdamai dengan keadaan. 

Cerita-cerita ini seperti momok buatku yang butuh di-release sesegera mungkin. Salah satu caraku dengan menuliskannya (maaf ya kalau nyepam) selain ngobrol dengan suami ❤

Hasil obrolannya.. 

Setiap pasangan yang menikah punya celah. Tapi, Islam selalu mengajarkan kita untuk bersyukur, salah satunya biar lebih mudah untuk fokus pada kelebihan-kelebihan pasangan kita, bukan pada kekurangannya. 

Hubungan yang baik berawal dari komunikasi yang sehat. Bagaimana kita akan membangun komunikasi yang sehat kalau kita fokus pada kekurangan dan kesalahan pasangan saja?

JANGAN PERNAH MEMBERIKAN PELUANG, KESEMPATAN, HARAPAN MAUPUN CELAH KEPADA LAWAN JENIS YANG TIDAK HALAL BUAT KITA. Kita tidak pernah tahu sampai kapan bisa mengendalikan diri sendiri, kalau kuncinya saja sudah kita buka. Antisipasi sebelum terjadi. Rem, rem, rem! 

Bismillah, kuatkan tameng keluarga dari panjatan doa dan keharmonisan keluarga yang fokus pada visi misi keluarga yang dibangun sejak awal, InsyaAllah. Sejak janji besar itu terucap dan disaksikan Allah langsung, juga para malaikat-malaikat-Nya

Bismillah, semoga kalian yang sedang dalam prosesnya, Allah kuatkan, Allah beri petunjuk dan Allah kumpulkan kembali dalam kebaikan serta Allah berikan yang terbaik.

Bismillah, Allah lindungi kita dan keluarga dari yang demikian. Semoga menjadi pasangan sehidup dan sesurga kelak. Berkumpul dengan keluarga di surga Allah dengan rahmat-Nya. Allahumma aamiin

0 comments:

Posting Komentar