Jumat, 13 Mei 2022

Bekal Perjalananku untuk Bertumbuh di Institut Ibu Profesional


Waktu terus berjalan tanpa memedulikan kita siap atau tidak menjalani sebuah peran. Kadang tanpa jeda, kita serasa menjalankan rutinitas saja, berulang tanpa makna dan tujuan jelas. Bahkan kadang kehilangan motivasi. Namun, ketika kita sampai pada titik 'berusaha menyadari apa tujuan kita, apa niat kita dan bagaimana kita sebaiknya menjalankannya'. Poin-poin inilah yang bisa memberikan dampak hebat pada mindset kita dalam menjalankan peran. Bukan sekedar asal kelakon.

Seperti peranku saat ini sebagai perempuan, istri dan juga ibu memberikan tantangan tersendiri. Sehingga, aku pun membutuhkan media tumbuh bersama teman-teman yang sevisi, salah satunya adalah Institut Ibu Profesional. Dimulai dari tahapan dasar yaitu kelas Matrikulasi, “bersiap menyelami Samudra Amarta” untuk bisa semakin mengenali diri sendiri agar bisa terus bertumbuh. Mengingat proses bertumbuh di IIP adalah jangka panjang, aku pun memerlukan bekal agar sampai di garis finish dengan baik. Bismillah, kupersiapkan bekalku setelah menganalisanya dengan 3B (apakah ini benar, baik dan bermanfaat) dan COC IP (Code of Conduct Ibu Profesional).

Dalam menjalankan apa pun, niat sangatlah penting. Niat yang lurus dan luas akan membantu ketika dalam kondisi terpuruk untuk bisa bangkit kembali dan menyelesaikan apa yang sudah dimulai.


Dibersamai dengan komitmen yang tinggi. Bersungguh-sungguh dalam menjalankannya agar mendapatkan ilmu yang utuh dan bermanfaat serta bisa menjalin persaudaraan yang baik.

Selain itu, belajar manajemen waktu yang lebih baik secara berkelanjutan dan konsisten adalah bagian dari bekalku. Jika bisa mengatur waktu dengan baik, insyaallah aku bisa mendapatkan cukup energi untuk mengikuti setiap tahapannya dengan baik hingga akhir. Bukan energi penuh di awal lalu susut dan kehabisan energi saat perjalanan. Salah satu caraku agar bisa tenang mengerjakan tugas adalah dengan memenuhi standar pagi atau malam anak-anakku sehingga lebih kondusif.

Jika energi cukup, insyaallah akan mempermudah dalam mengelola emosi. Emosi yang stabil akan membawa ketenangan dan kejernihan berpikir sehingga bisa melihat peluang kebaikan dengan lebih baik.

Mengomunikasikan kebutuhan dengan support system juga dapat membantu kita menciptakan suasana belajar yang kondusif. Kata lainnya sefrekuensi dalam menggapai tujuan.

Selanjutnya, bekal yang aku persiapkan adalah alat perang dalam menyelesaikan tiap misinya antara lain gawai, headset, laptop dan alat tulis. Tidak lupa untuk memasang reminder di Google Calendar, mengatur alarm, menentukan deadline pribadi juga saling mengingatkan teman-teman setim agar tidak terlewat jadwal-jadwal perkuliahan dan bisa menyelesaikan misi dengan baik.

Semoga bekal yang aku persiapkan bisa memudahkan dan menjaga semangatku untuk terus belajar dan mengikuti perkuliahan dengan baik hingga tiba masa kelulusan dan bisa mengamalkan ilmu secara berkelanjutan.



#Zona1

#PenjelajahPelabuhanSamuderaAmarta

#Matrikulasi10

#InstitutIbuProfesional

#IbuprofesioanforIndonesia

#ip4id2022

#womenincooLABoration



Rizki Anggarsasi - Malang

Jum’at, 13 Mei 2022





0 comments:

Posting Komentar